Jambore Nasional (Jamnas) BisMania Community, merupakan gelaran Akbar yang rutin digelar setiap tahun oleh komunitas BisMania Community (BMC), Acara ini bagi sebagian anggota komunitas ini merupakan sebuah acara yang tidak boleh untuk dilewatkan, bahkan ada yang berpendapat 'belum sah keanggotaanmu di BMC kalau belum / tidak pernah mengikuti Jamnas'. Tentu tidak bisa disalahkan jika ada yang berpendapat seperti itu, mengingat itu adalah pendapat pribadi dari masing-masing personal, Padahal tentu saja bukti ke'sah'an keanggotaan di BMC tidak hanya diukur dari kepesertaanya pada acara Jamnas tahunan tersebut. Mungkin ada juga yang berpendapat kalau acara Jamnas adalah acara biasa dalam sebuah komunitas, karena acara tahunan seperti itu juga lumrah dilaksanakan juga oleh komunitas lain, Misal komunitas motor, komunitas mobil, komunitas sepeda onthel dan komunitas-komunitas lainnya. Pada intinya acara Jamnas adalah ajang silaturrahmi akbar antar sesama anggota BMC...
Ini menarik, Khususnya kalau anda adalah penggemar Bis yang juga penggemar foto Bis, aktivitas memfoto bis adalah salah satu kegiatan yang biasa dan lumrah dilakukan oleh seorang penggemar Bis, siapapun anda, kalau anda adalah seorang penggemar Bis bisa dipastikan anda pasti pernah memfoto Bis, kendaraan besar kegemaran anda dengan bentuk kotak persegi panjang dengan (biasanya 6 roda). Adalah suatu kebanggan tersendiri bagi seorang penggemar Bis kalau dia bisa memfoto Bis yang digemarinya atau Bis yang diidolakanya, ya sebenarnya sih sebagian orang juga pasti akan melakukan hal yang sama (memfoto objek yang digemarinya), bukan hanya penggemar Bis tentunya, seperti juga penggemar misal mobil / motor tua, pasti juga akan memfoto mobil / motor tua yang digemarinya saat dia berjumpa atau melihat mobil / motor tua dijalanan, dan kebetulan sedang pegang kamera / hp berkamera. Gedung baru , kondisi Terrminal Purabaya sekarang. Foto dari Google/panduanwisata.surabaya.id Bis ...
Hari ini Minggu, 10 Mei 2020 sy mengirimkan HP merk Xiaomi model Redmi note 8 4/64 dengan menggunakan jasa kiriman (ekspedisi) J&T. Jadi sebelumnya sy sudah menanyakan ke Agen J&T Sedati yang berada di bypass Juanda perihal prosedur packing dll. untuk paket kiriman HP. Setelah menerima penjelasan dari petugas di Agen J&T tersebut barulah sy pulang ke kosan untuk memperbaiki packingan, yaitu menambahkan packing kayu sesuai arahan dari petugas tadi. Dan seperti tampak pada kedua foto diatas, itulah hasil packingan kayu yang sy tambahkan. Jadi untuk lebih amanya itu HP juga sy lapisi dengan bubble wrap lebih dulu, barulah dipacking menggunakan kayu. Sesampainya di Agen J&T Sedati lalu ditanyakan oleh petugas tentang kondisi HP yang akan dikirim, apakah HP baru atau HP second. Jika HP baru maka petugas juga menanyakan apakah ada nota pembelianya, ternyata hal ini ditanyakan sebagai acuan perhitungan tambahan biaya asuransi kiriman (tidak apalah supaya lebih Aman ...
Komentar
Posting Komentar